The Heritage, Mengubah Asinan Lokal Menjadi Bisnis
Menguntungkan
Bisnis kuliner memang tidak pernah
ada ujungnya. Selalu ada saja yang bisa dieksplorasi dan dimanfaatkan menjadi
sesuatu yang baru dan menguntungkan.
Ada berbagai macam jenis kuliner
yang saat ini sudah menjadi ladang bisnis bagi para pengusaha, terutama
pengusaha sektor UKM. Mulai dari makanan khas terkenal, camilan atau snack,
hingga kue dan roti.
Percaya tidak percaya, siapa saja
bisa mendulang untung dari berbagai macam jenis kuliner yang ada di Indonesia
dan menjadikannya populer.
Salah satu orang yang memanfaatkan
kuliner tradisional lokal sebagai produk usahanya adalah Yessy Marsucy dengan
nama The Heritage.
Heritage
Asinan Betawi
Asinan,
perpaduan gurih, manis, asam, dan pedas dari sayur dan bumbu khas lokal ini
memiliki banyak penggemar. Karenya, asinan termasuk kuliner tradisional lokal
yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi suatu bisnis.
Yessy, sapaan akrabnya, menyadari
peluang tersebut. Ia melihat peluang asinan betawi sebagai produk usaha ketika
melihat asinan betawi buatan ibunya yang disukai tetangga dan kerabat lainnya.
Ia pun belajar membuat asinan betawi
dari resep sang Ibu. Pada 2011, bermodal uang 1,5 juta rupiah, ia resmi membuka
usaha asinan betawi dengan nama The Heritage yang berlokasi di Taman
Galaxy, Bekasi.
Penyesuaian Selera Konsumen
Pada dasarnya membuat bisnis kuliner
itu gampang-gampang susah. Hal ini dikarenakan ada faktor rasa enak yang harus
diakui secara umum.
Karenanya, Yessy tidak terpaku
dengan resep asinan betawi pada umumnya. Selain agar konsumen di luar Betawi
bisa menikmatinya, ia juga ingin produk asinannya memiliki rasa unik yang khas.
Ia pun melakukan improvisasi resep,
baik untuk rasa maupun paduan bahannya. Seperti lobak putih, tikim, dan
lengkio, diganti dengan bengkoang, timun, bunga kol, tauge, wortel, dan daun
selada.
Untuk mengetahui perbandingan
citarasa asinan betawi miliknya dan asinan betawi pada umumnya, ia pun
mengujicobakannya kepada konsumen.
Hasilnya, banyak konsumennya yang
menyukai asinan hasil racikannya. Ia pun juga memproduksi asinan buah yang
sering dipesan untuk acara pernikahan dan syukuran.
Asinan betawi dan asinan buah buatan
Yessy cukup terkenal. Meski dengan harga terjangkau yakni 20 – 25 ribu rupiah,
ia bisa melayai hingga ratusan porsi setiap bulan.
Karena produk asinan Yessy hanya
bisa dikirim ke wilayah Jabodetabek, ia pun membuat bumbu asinan kering dengan
masa penyimpanan hingga 1 tahun untuk konsumen yang berada di luar Jabodetabek.
Ke depannya, Yessy berharap agar produk asinan buatannya bisa tersebar luas hingga ke luar Jawa.
Ke depannya, Yessy berharap agar produk asinan buatannya bisa tersebar luas hingga ke luar Jawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar